Selasa, 20 September 2022

Udara Segar

 Rabu, jelang akhir September 2022


Judul: tidak ada


Udara segar, cuaca cerah. Angin semilir tak kasat diam-diam lembut mengusap daun dan ranting di balik kaca jendela itu, dan bergoyang. Cahaya surya perlahan berselinap menghadap

di depan meja di bawah lantai mengkilap, memberi hormat dengan pantulan sinarnya, kemudian berbagi kehangatan ke setiap sudut kelas. 


Hari ini, awal kembali bertugas. Setelah sepekan dirundung sakit. Butiran obat oleh-oleh rumah sakit, sudah tersisa bungkus plastiknya. Hanya tertinggal tulisan angka naip dokter 3x1 yang tidak pernah berubah dan tak pernah ada jawaban.😚😎✍️🤣


#edisiNgalamun😆

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi

  Anakku, ooh .... ternyata kau sedang menatap bintang, nak! Betapa kelopak matamu tak kau katup, demikian terpukau melihat kilau cahayanya,...